^.^...Have a Nice Day...^.^

Wednesday, April 25, 2018

Mengenal Keunikan Kain Baby Terry (Baby Tray)


Kain terry ada beberapa macam, antara lain terry biasa, baby terry, dan french terry (terry door). Tekstur kain terry terasa lembut karena sebagian besar bahannya berasal dari cotton (serat kapas atau katun) sehingga cocok untuk membuat pakaian bayi. Nah, karena kain ini sering digunakan untuk membuat baju bayi, akhirnya muncul istilah baby terry.

Namun, tidak semua kain baby terry menggunakan 100% katun karena ada yang menggunakan 80% katun dan 20% terry loop. Biasanya pakaian premium menggunakan baby terry yang 100% katun, tetapi pakaian biasa menggunakan baby terry campuran. Maka, harganya pun bervariasi bergantung pada komposisi katun yang digunakan dalam proses produksinya.

Kain Baby Terry
Kain baby terry ada yang tipis tetapi sedikit berbulu. Ada pula yang cukup tebal, halus, tidak berbulu, dan bagian dalamnya lembut seperti selimut. Kain ini digunakan untuk sweater, jumper, atau blazer wanita. Kabarnya baby terry yang terbuat dari 100% katun dapat menyerap keringat sebanyak 27 kali lebih banyak daripada berat air. Nah, karena keunikan ini, kain baby terry pun dibedakan dari ringan sampai sedang, tetapi yang umum beredar di pasaran adalah baby terry ringan.

Kekurangan Kain Baby Terry:
Karena serat kain berasal dari serat kapas (katun), baby terry tidak tahan dengan air sehingga mudah rusak jika terlalu lama terkena air. Kain terry juga lebih tipis daripada cotton fleece yang merupakan salah satu bahan pembuatan sweater atau jaket.

Kelebihan Kain Baby Terry:
Karena kelembutan dan kenyamanannya saat dikenakan, kain baby terry pun disukai oleh hampir semua kalangan. Kainnya juga dapat menahan panas suhu tubuh sehingga terasa dingin saat dikenakan. Jadi, halus di luar, dingin di dalam sehingga cocok dikenakan pada segala cuaca.

Selain itu, kain ini terbilang lentur sehingga setelah ditarik, digosok, atau dilebarkan, kain ini bisa kembali ke bentuk semulanya. Semula kain baby terry digunakan sebagai bahan dasar handuk karena bertekstur lembut. Namun, di dalam perkembangannya kain baby terry juga digunakan sebagai bahan pelapis sandal, pakaian, dan keset.

Cara Merawat Kain Baby Terry, yaitu:
1. Sebelum dicuci, rendamlah kain dengan air hangat dan sedikit deterjen. Proses perendaman sebaiknya tidak lebih dari 10 menit agar air tidak terserap terlalu lama. Sebaiknya bersihkan atau cucilah dengan tangan, bukan dengan sikat atau mesin cuci agar baby terry awet dan tidak mudah berbulu.
2. Agar warnanya tahan lama, jemurlah baby terry di tempat yang teduh. (tidak terpapar sinar matahari)
3. Ketika menyeterika, gunakan suhu rendah. Dengan kata lain, sebaiknya jangan gunakan seterika yang terlalu panas.

0 komentar:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.